Piet Djajadi

Pengusaha gaek yang terus belajar mengikuti perkembangan zaman

Cara Minum Gaya Baru

Dulu orang mengonsumsi air minum dengan cara merebus air PAM sebelum digantikan dengan air minum kemasan yang saat ini dikonsumsi oleh lebih dari 40% penduduk Indonesia (data BPS, Maret 2023).

Alasan dari perubahan cara minum air tersebut disebabkan masalah kepraktisan selain dari mutu sumber air itu sendiri.

Namun, kini, kita juga mengalami  masalah yang sama ketika harus mengonsumsi air kemasan, terutama kemasan galon. Proses memindahkan air galon menjadi kesulitan tersendiri terutama bagi masyarakat yang tinggal di apartemen. Selain itu, proses distribusinya membuat kelayakan air minum itu dipertanyakan karena paparan sinar matahari mampu melepas kandungan bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam kemasan air minum disamping masalah pencemaran lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. 

Guru Besar Bidang Pemrosesan Pangan Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip), Prof Andri Cahyo Kumoro, mengatakan bahwa kita juga harus cermat terhadap kemasan yang diberi label BPA Free karena, kemungkinan, mengandung bahan kimia lain yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan. 

Dia mencontohkan kemasan PET yang diklaim BPA Free akan tetapi miliki kandungan antimon, asetaldehyde, etilen glikol, dan lain-lain yang juga berbahaya bagi kesehatan.

Untungnya, kini ada solusi yang menghadirkan cara minum gaya baru yang lebih praktis dan hemat. Anda dapat mengonsumsi air minum langsung dari keran air di rumah tanpa harus direpotkan untuk keluar membeli atau menghubungi penjual air minum untuk mengantarkannya ke rumah Anda. Juga hemat karena biayanya lebih rendah dari pengeluaran air minum Anda sehari-hari. 

Silakan pelajari disini

Katalog Produk